Di masa depan, ada revolusi penyembuhan terapi psikologi bernama PT telah dibuat. Lewat sebuah alat bernama "DC Mini" bisa menjadi "detektif mimpi" untuk masuk kedalam mimpi sesorang dan menjelajahi pikiran bawah sadar mereka. Sebelum pemerintah menyetujui penggunaan alat canggih tersebut, salah satu prototipe telah dicuri, yang membuat pusat penelitian dalam masalah.
Di tangan yang salah, penggunaan untuk kejahatan bisa terjadi, yang memperbolehkan pengguna nya merusak mimpi orang lain saat tidur. Imuwan hebat, Dokter Atsuko Chiba, masuk ke dalam dunia mimpi dengan menggunakan nama alias "PAPRIKA" dengan tujuan menguak siapakah pelaku di balik kasus pencurian DC Mini tersebut.
Tahun 35.000 sebelum masehi, kelompok Dirty Hairs berkelahi selama delapan ratus tahun melawan Clean Hairs untuk mendapatkan sampo. Agar bisa mendapatkannya, kepala Dirty Hairs mengirimkan anak perempuannya. Sementara itu, dua orang anggota kelompok Clean Hairs ditemukan tak bernyawa.
Pacific Rim sendiri mengisahkan tentang monster raksasa maha dahsyat bernama Kaiju yang bangkit dari lautan. Perang besar untuk mengalahkan para monster tersebut demi keselamatan jutaan umat manusia pun dimulai. Ketika serangan alien mengancam keberadaan Bumi, robot raksasa dikemudikan oleh manusia dikerahkan untuk melawan ancaman tersebut. Untuk mengalahkan monster Kaiju, mereka harus menggunakan senjata canggih berbentuk robot yang disebut “Jaegers” . Robot tersebut akan dikendarai oleh pimpinan Pilot (Charlie Hunnam) dan anak buahnya (Rinko Kikuchi). Bersama mereka berjuang mati-matian dan menjadi satu-satunya harapan bagi jutaan umat manusia dari teror monster tersebut.
Pada 2017, terjadi kehancuran di Bumi. Bulan sebagai satelit setia Bumi mengalami kehancuran akibat tragedi luar angkasa. Kekacauan tersebut sangat berpengaruh besar bagi Bumi. Setengah dari seluruh Bumi kala itu mengalami kehancuran. Ditambah lagi dengan adanya makhluk-makhluk asing/Alien (Scavengers atau Scavs) yang diduga akan memangsa umat manusia. Di tahun tersebut, dengan kemampuan teknologi yang sangat canggih, ada sebuah benda besar di lapisan terluar atmosfer Bumi. Benda itu dinamai Tet.
Kebinasaan Bumi berangsur memburuk hingga akhirnya pada tahun 2077, seluruh umat manusia telah berada di Titan, satelit alami milik Saturnus. Setidaknya, itulah yang diketahui oleh Jack Harper (Tom Cruise), seorang awak yang ditugaskan di Bumi untuk memperbaiki robot-robot pengawas jalannya pengeboran yang dilakukan oleh pemerintah. Kendati demikian, Jack tidak sendirian, ia berada di Bumi bersama Victoria "Vika" Olsen (Andrea Riseborough), yang bertugas sebagai petugas komunakasi dan pendampingnya.
Jack dan Vika merupakan rekan kerja yang sangat kompak, namun hal tersebut tidak lagi berlaku ketika Jack melanggar aturan dengan menyelamatkan seorang wanita di dalam sebuah kapsul dari pesawat yang telah hancur. Wanita tersebut bernama Julia Rusakova (Olga Kurylenko). pertemuan Jack dengan Julia, kembali membangkitkan memorial masa silamnya.
Bertemu dengan cara tak biasa, Malcomn Beech (Morgan Freeman) masuk ke dalam petualangan seru Jack setelah jack terperangkap ke suatu tempat yang dihuni oleh puluhan manusia. Malcomn pun mengungkapkan fakta mengejutkan berkaitan dengan kisah musnahnya manusia 60 tahun lalu. Malcolm berkata pada Jack bahwa selama ini orang-orang yang hidup di angkasa berbohong padanya sehingga menambah rumit hal-hal yang tidak terlihat oleh Jack sebelumnya
Dengan kembalinya memori Jack secara perlahan, turut membantu pencarian jati diri dan misi kejam dibalik seragam yang ia kenakan selama ini. Semakin jauh Jack melangkah, semakin terkuak seluruh rahasia pimpinannya.
Siapakah Jack Harper sebenarnya? Akankah ia ikut pergi ke Titan?
Seluruh penghuni Metro City tahu siapa Megamind (Will Ferrell). Penjahat super yang penuh dengan tipu daya ini memang selalu mengancam seluruh isi kota Metro. Kalau tak ada Metro Man (Brad Pitt), entah apa jadinya Metro City. Sayangnya, keadaan akan segera berubah. Tak ada lagi yang akan membela penghuni Metro City karena Megamind punya rencana keji untuk menghabisi Metro Man.
Dengan rencana yang matang, rencana menghabisi Metro Man pun berhasil dan kini warga Metro City tak lagi punya superhero yang akan melindungi mereka. Celakanya, berhasil membunuh Metro Man ternyata malah mendatangkan masalah baru buat Megamind. Tanpa Metro Man, artinya tak ada lagi yang bisa menghalangi Megamind. Kini, Megamind seolah kehilangan tujuan hidup.
Megamind memang bukan sembarang penjahat super. Ia jenius dan tak mudah menyerah. Tak ingin kehilangan tujuan hidup, Megamind pun menciptakan seorang superhero baru yang punya kekuatan jauh lebih hebat dari Metro Man. Megamind menyebutnya Titan (Jonah Hill). Tapi tak lama kemudian, masalah baru datang. Titan bosan menjadi superhero dan bermaksud menjadi penjahat super seperti Megamind. Bedanya, kalau Megamind bermaksud menguasai dunia, Titan justru bermaksud memusnahkannya. Sekarang, peran jadi berbalik, Megamind harus berusaha sekuat tenaga untuk mencegah niat buruk Titan.
Rasa cinta pada seorang sahabat kadang melebihi rasa cinta pada keluarga. Hal itulah yang membuat Agen J (Will Smith) nekad pergi ke masa lalu untuk mengubah takdir Agent K (Tommy Lee Jones) yang tewas di tangan Boris the Animal (Jemaine Clement). Agent J meminta bantuan Griffin (Michael Stuhlbarg) untuk mendapatkan alat menuju masa lalu. Ia kembali ke tahun 1960 dan bertemu dengan Agent K muda (Josh Brolin). Walaupun pada awalnya ia dicurigai, akhirnya mereka berdua kembali bersahabat.
Boris the Animal sendiri menyimpan dendam pada Agent K karena telah memenjarakannya di bulan dan memotong satu tangannya. Lewat bantuan pacarnya, Lily (Nicole Scherzinger) yang berhasil menipu penjaga di penjaranya, ia berhasil lolos dari tawanan. Ia pun kembali ke bumi dan berencana untuk menguasai dunia dan membunuh Agent K. Sementara itu, Agent K muda yang juga bermasalah dengan Boris the Animal muda kemudian mencoba menemui Griffin muda. Saat ketiganya sedang berkumpul, Griffin diculik Boris the Animal. Kejar-kejaran pun terjadi dan Griffin berhasil diselamatkan.
Mereka kemudian kompak untuk memasang sebuah alat di atas roket untuk menyelamatkan bumi. Sayangnya, Boris the Animal juga sudah sampai ke tahun yang sama dan mencoba menghalanginya. Perkelahian seru terjadi dan Agent J beberapa kali memutar ulang waktu untuk mencoba menyelamatkan Agent K. Kemudian, ia menemui sebuah kenyataan menyakitkan mengenai masa lalunya sendiri.
Di tahun 2044, US mengalami keruntuhan ekonomi, menyebabkan kerusakan sosial yang parah dan pertumbuhan dalam kejahatan yang terorganisir. Selain itu, mutasi aneh terjadi kepada 10% manusia dari populasi yang tersisa, yang membuat mereka kekuatan telekinetic yang disebut sebagai tks. Tiga puluh tahun ke depan di tahun 2074, kemampuan perjalanan waktu ditemukan yang tidak lama berselang, segera dilarang.
Di masa itu, sudah tidak dimungkinkan untuk membunuh manusia dan membuang mayat mereka sembarangan. oleh karena itu bos kejahatan beralih ke perjalanan waktu untuk mengirim target mereka ke masa lalu untuk dibunuh dengan menggunakan "Loopers": manusia yang disewa untuk membunuh siapa pun yang dikirim kepada mereka. Sialnya, ketika bos kejahatan ingin mengakhiri kontrak Looper, mereka mengirim "versi yang lebih tua" kembali untuk dibunuh oleh dirinya lebih muda, disebut sebagai "close the loop".
Joseph "Joe" Simmons (Gordon-Levitt), 25 tahun, bekerja untuk sebuah perusahaan mafia di Kota Kansas sebagai looper yang tugasnya membunuh para penjahat yang dikirim dari masa depan. Hingga pada suatu ketika ia mengetahui bahwa target berikutnya adalah dirinya sendiri di masa depan (Bruce Willis), dan ia tidak akan tinggal diam menunggu terbunuh tanpa memberikan perlawanan.
Kisahnya dimulai Rohit direkrut oleh seorang profesor, Dr. Siddhant Arya (Naseeruddin Shah) yang ingin membangun sebuah komputer yang bisa melihat masa depan. Namun pembuatan komputer luar biasa itu ternyata mengakibatkan Rohit terbunuh dan berita kematian memukul berat hati ibu Rohit, Sonia (Rekha). Istri Rohit, Nisha (Preity Zinta) yang baru saja melahirkan Krishna itu tidak kuat menerima kabar ini sehingga meninggal dunia.
Krishna yang mewarisi kekuatan super ayahnya ini ternyata juga diincar Dr. Siddhant yang jahat dan ingin menguasai dunia. Lantaran itu, neneknya, Sonia jadi khawatir dan menyembunyikan Krishna di pegunungan terpencil di utara India. Setelah tumbuh dewasa, Krishna bertemu dengan dua wanita muda yang sedang berlibur, Priya (Priyanka Chopra) dan Honey (Manini Mishra). Setelah Krishna menyelamatkan Priya dari kecelakaan berkat kemampuan supernya, mereka pun menjadi teman.
Tidak hanya itu, Krishna yang terpesona dengan kecantikan Priya pun jatuh cinta kepada gadis tersebut. Sayangnya Priya hanya menganggapnya sebagai teman saja. Priya dan Honey pun kembali ke Singapura, tempat asal mereka. Tentu saja Krishna sangat berat berpisah dari Priya. Suatu hari mendapatkan surat dari Priya yang mengaku mencintainya dan memintanya datang ke Singapura untuk bertemu ayah dan ibu Priya. Krishna girang bukan kepalang.
Namun nenek Krishna justru sangat khawatir karena Krishna akan dimanfaatkan orang lain demi kekuatan supernya dan baru bisa mengizinkan cucunya pergi ke Singapura setelah berjanji tidak menggunakan kekuatan itu. Apa yang dikhawatirkan Rekha itu memang beralasan karena Priya sebenarnya tidak meminta Krishna datang ke Singapura karena cinta, melainkan ingin memanfaatkan Krishna untuk menjadikan acara televisi produksi Priya dan Honey populer.
Akankah Krishna melupakan pesan neneknya untuk tidak memamerkan kekuatan supernya? Apa yang akan terjadi selanjutnya pada Krishna dan Priya?
BAGAIMANA rasanya bila Anda bisa melihat apa yang tak terekam di mata orang lain, mendengar yang tidak didengar orang lain dan merasakan apa yang tidak dirasakan orang lain? Anda merasa sesuatu akan terjadi, tapi Anda tidak tahu itu apa. Apakah itu sixth sense atau halusinasi belaka?Gadis sekolah dasar di Massachusetts, pada tahun 1959, bernama Lucinda Embry, buta tentang masa depan. Namun dialah kunci prediksi kehancuran bumi alias kiamat.
Lucinda dikenal sebagai murid yang misterius, tampangnya menyedihkan, muram dan tak banyak bicara. Sosok terasing di kelas. Namun, dia punya rahasia yang membuat seluruh hidupnya penuh tanda tanya.Suatu hari, sekolah Lucinda mengadakan acara mengubur sebuah kapsul waktu. Kapsul yang akan dibuka kembali 50 tahun kemudian itu penuh dengan amplop. Dalam amplop-amplop itu berisi gambar anak-anak era 50-an tentang masa depan.
Anehnya, bukan gambar yang dicoretkan Lucinda dalam kertas, melainkan angka acak. Dia menuliskan angka-angka dengan sangat cepat, sampai-sampai gurunya, Ms Taylor, merampas kertas itu. Jangan salah! Bukannya Lucinda maniak angka, dia hanya menulis menuruti bisikan-bisikan di telinganya yang tak terdengar orang lain.
Saat penguburan kapsul waktu, Lucinda tiba-tiba lenyap. Dia menghilang. Semua orang mencarinya. Petugas sekolah pun dikerahkan. Ms Taylor akhirnya menemukan Lucinda. Gadis kecil itu berada di lemari dalam kondisi mengenaskan, jemarinya berlumuran darah.
Tahun 2009, saatnya kapsul waktu diangkat dari kubur. Semua murid saling berebut amplop. Caleb, salah satu murid, mendapat amplop milik Lucinda. Awalnya, ayah Caleb, John Koestler menilai amplop itu hanya keisengan anak-anak masa lalu. Namun, Caleb coba meyakinkan, amplop itu mungkin saja berguna. Penasaran, John yang berprofesi sebagai seorang profesor itu kemudian menelaah setiap digit acak yang tertera dalam kertas tua tersebut.Mengandalkan googling, John sadar angka-angka itu bukan angka biasa. Angka-angka itu tepat merujuk pada sejumlah tragedi yang memakan korban luar biasa, termasuk peristiwa naas yang merenggut istrinya, ibunda Caleb, hingga membuat John tidak percaya Tuhan.
Setelah hari itu, kehidupan ayah-anak tersebut berubah. Tinggal tiga musibah yang belum terjadi pada 2009. Bagaimana John mengatasi keadaan ini? Sementara Caleb yang tuna rungu sejak lahir harus mendengar bisikan-bisikan, sebagaimana yang didengar Lucinda. John khawatir sekaligus ketakutan, Caleb bakal jadi korban angka berikutnya. Tapi dia tidak mungkin melepaskan diri dari takdir ini. Setelah berjuang sekuat tenaga, menelusuri musibah serta menyusuri kembali jejak Lucinda Embry, John mendapatkan jawaban.
Pada 2525, sebagai umat manusia sudah mulai menjajah ruang, sekelompok kadet yang berlatih untuk melawan pemberontak manusia. Salah satu taruna, Thomas Laskey, memiliki keraguan tentang kemampuannya sebagai prajurit dan keyakinannya untuk perang ini.
Sementara ia berjuang dengan dirinya sendiri, planet ini diserang oleh ras alien yang tidak diketahui. Dilanda serangan itu, Laskey dan rekan-rekan timnya yang diselamatkan oleh John-117, salah satu legendaris Dewan Keamanan PBB SPARTAN-II super-prajurit.
John harus menginspirasi Laskey untuk memenuhi potensinya sebagai seorang prajurit dan seorang pemimpin untuk melawan suatu musuh mematikan daripada yang umat manusia telah dihadapi sebelumnya.
"Cloud Atlas" diangkat berdasarkan novel karya David Mitchell dengan judul sama. Diceritakan enam orang yang berbeda profesi, negara dan latar belakang melakukan pelayaran melintasi Samudra Pasifik di era 1850an. Ada yang bekerja sebagai notaris Amerika, musisi Inggris yang belajar menjadi komposer di Belgia, jurnalis asal California, pemilik penerbitan yang tersandung masalah besar, seorang manusia hasil kloning yang memberontak dan akan dieksekusi serta seorang pemuda dari suku primitif Hawaii bernama Zachry. Mereka akan menyaksikan malam terjadinya bencana dalam ilmu pengetahuan alam sekaligus kehancuran sebuah peradaban.
The story begins when a scientist is working on an intelligent robot for humanitarian purposes, who discovers the company he works for is intends to use the robots for military purposes. The scientist steals one of the robots which ends up being lost and broken, then is fixed by a lonely 11-year-old boy. A robot boy and a human boy team up to save their respective parents, who are being held captive by the organization that funded the robot's creator. The two become friends and embark on adventures while being pursued by the authorities.
400 tahun dari sekarang, sebuah penyakit mematikan telah membunuh sejumlah besar penduduk bumi. Satu-satunya tempat yang tersisa adalah sebuah kawasan populasi bertembok tebal dengan pengamanan super ketat atau yang lebih dikenal dengan kota (sekaligus negara) Bregna.
Dikuasai oleh sekumpulan ilmuwan, Bregna bagaikan sebuah negara utopia yang serba sempurna. Namun semuanya berubah ketika agen pemerintah membunuh sebuah keluarga dan hanya menyisakan satu orang gadis kecil bernama Aeon Flux.
Kejadian tersebut membuat Aeon tumbuh sebagai gadis yang menyimpan dendam terhadap Bregna dan kongres ilmuwan, ia dibesarkan oleh kelompok pemberontak pimpinan The Handler dan saat dewasa berubah menjadi seorang pembunuh bayaran yang jago ilmu bela diri.
Setelah lama menunggu, Aeon akhirnya mendapat misi yang telah lama ditunggu : membunuh Trevor Goodchild yang adalah penguasa Bregna. Namun dalam petualangannya menuntaskan misi, gadis itu menemukan banyak rahasia tersimpan yang bisa jadi akan membuat kehidupan utopia disana berubah total.
Berkisah tentang David Rice (Hayden Christensen), film yang mengambil syuting di Roma, Toronto, Tokyo, dan Canada ini menuturkan perjalanan seorang pemuda yang memiliki kemampuan teleportasi (berpindah tempat) ke manapun dia mau.
David Rice sejak berusia 5 tahun harus tinggal bersama ayahnya yang permabuk. Tanpa alasan yang jelas, ibu David meninggalkan David di Empire State Building di New York dan sejak itu tidak pernah lagi muncul.
David pertama menyadari bahwa ia memiliki kemampuan teleportasi saat ia berusia 15 tahun. Saat ia hampir tenggelam ke dalam sungai yang sedang tertutup es, refleksnya membuat ia berpindah ke dalam perpustakaan kota tempat ia tinggal. Sejak itu David memutuskan pergi dari rumah dan menggali kemampuan teleportasinya.
David berhasil hidup nyaman dengan memanfaatkan kemampuannya ini. Ia masuk ke dalam lemari besi bank kemudian keluar lagi tanpa ketahuan siapa pun. Dari hasil 'merampok' bank ini, David bisa hidup berfoya-foya dari satu kota ke kota yang lain.
Pada saat yang sama, ada sebuah kelompok yang menamakan dirinya Paladin. Kelompok ini selalu berusaha memburu dan membunuh orang-orang dengan kemampuan seperti David yang mereka sebut Jumper. Paladin yang dipimpin oleh Roland (Samuel L. Jackson) ini menganggap bahwa hanya Tuhan yang berhak memiliki kekuatan itu.
David kemudian bertemu dengan Griffin (Jamie Bell), yang juga seorang Jumper. Dari Griffin, David mengetahui bahwa ke dua kelompok ini memang saling bermusuhan sejak ribuan tahun yang lalu. Bisakah David lolos dari kejaran para Paladin ini?
Cerita bergulir dari seorang remaja bernama Sean (Josh Hutcherson) yang menerima pesan berupa sandi untuk menuju sebuah pulau misterius, yang tidak diketahui keberadaanya. Ia pun berpikir bahwa pesan ini menunjukan mengenai 'mysterious island' dan dikirim oleh kakeknya yang menghabiskan separuh usianya untuk mencari pulau tersebut. Semangat Sean menemukan pulau tersebut pun tidak dapat terbendung.
Sean yang awalnya tidak memiliki hubungan baik dengan ayah tirinya Hank (Dwayne Johnson) berangsur membaik, setelah Hank membantu teka-teki pulau misterius dari pesan yang diterimanya.
Ia pun memutuskan untuk pergi ke pulau tersebut. Tidak sendiri, ternyata sebuah kejutan, ayah tirinya ikut menemaninya. Untuk menuju pulau tersebut, ia ditemani oleh pilot helikopter, Gabato (Luiz Guzman) dan putrinya yang cantik, Kailani (Vanessa Hudgens).
Petualangan pun dimulai. Helikopter yang mereka tumpangi masuk ke dalam pusaran badai petir. Namun, hal tersebut bukan akhir segalanya, melainkan mengantar mereka ke 'mysterious island'. Sean kegirangan menemukan pulau tersebut, Gabato dan Kailani yang mulanya hanya terpaksa ikut karena tour guide pun ikut tercengang melihat pemandangan yang sangat menakjubkan. Belum lagi kejutan-kejutan berupa hewan dengan ukuran yang sebaliknya dari dunia nyata.
Sean pun berhasil bertemu dengan kakeknya. Mereka menemukan fakta bahwa mysterious island sebenarnya adalah atlantis yang selama ini hilang. Sayangnya mereka tak punya waktu lama untuk menikmati keindahan pulau tersebut, karena menurut penelitian Hank, pulau itu akan segera tenggelam hanya dalam hitungan hari.
Lantas mampukah mereka keluar dari pulau tersebut? Atau justru harus ada yang mengorbankan diri untuk menyelamatkan nyawa yang lain?
Di masa yang akan datang, mengendalikan pikiran orang lain bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Bahkan kemampuan mengendalikan pikiran ini bisa mendatangkan uang dalam jumlah besar. Mereka mengendalikan pikiran manusia untuk membuatnya menjadi karakter dalam game yang bisa dimainkan sesuka hati.
Ken Castle (Michael C. Hall), pengusaha kaya yang memiliki teknologi mengendalikan pikiran ini, memanfaatkannya untuk membuat game online dengan karakter yang sebenarnya adalah manusia. Game yang diberi nama Slayers ini mendatangkan banyak uang buat Castle namun menyengsarakan para 'budak' yang dijadikan karakter dalam game ini termasuk Kable (Gerard Butler).
Karakter Kable dikendalikan oleh Simon (Logan Lerman) yang berhasil membuat tokoh ini selalu menang dalam setiap game. Setiap minggu Kable harus bertahan hidup agar ia bisa menyelesaikan seluruh game dan terbebas dari perbudakan Castle. Di saat yang sama ada sekelompok orang yang ingin memanfaatkan Kable untuk meruntuhkan seluruh sistem yang dibangun Castle karena menurut mereka tindakan ini sudah tak manusiawi lagi.
Kwong adalah seorang anak SD yang mencoba melarikan diri dari rumah karena tidak senang atas sikap ayahnya.... saat melarikan diri, dia bertemu dengan seorang profesor yang sedang melakukan percobaan untuk mempercepat pertumbuhan makhluk hidup...karena ingin melancarkan aksinya, Kwong memakai ramuan itu....tanpa ia sadari ia menjadi dewasa dengan sangat cepat, namun pertumbuhannya itu tidak bisa dihentikan....
John Conner kini telah dewasa, ia telah mengalami masa muda di mana hidup di jaman tanpa teknologi telepon, kartu kredit, dan tanpa pekerjaan.
Setelah dua kali gagal, SkyNet mengirim mesin ciptaannya yang paling mutakhir yaitu T-X atau Terminatrix untuk membunuh John dan calon istrinya di masa depan. Terminator pun ditugaskan untuk melindungi John dan calon istrinya tersebut.
Kini Terminator semakin menyerupai manusia. John tidak tahu bagaimana dan untuk para terminator tersebut ditugaskan karena ia kira ia telah berhasil menghancurkan SkyNet. John pun belajar banyak hal yang dapat merubah hidupnya, selamanya.
Di masa depan, tepatnya pada tahun 2029, sebuah komputer yang memiliki kesadaran bernama Skynet makin kewalahan menghadapi kelompok pemberontak pimpinan John Connor yang melawan kesemena-menaan kelompok mesin, sehingga mengirim robot T-800 ke tahun 1984 untuk membunuh Sarah, ibu John sebelum John lahir. Namun T-800 gagal melakukan tugasnya.
Kisah tersebut tentunya sudah familiar bagi penggemar saga "The Terminator" yang merupakan karya gemilang sutradara James Cameron pada tahun 1984. Tidak heran jika banyak film-film peniru "Terminator" bermunculan namun tidak satupun bisa menyamainya. Akhirnya kerinduan para penggemar film tersebut dijawab oleh Cameron sendiri yang lalu mengarahkan sekuelnya "Terminator 2: The Judgement Day" pada tahun 1992.
Kini dalam sekuel ini, Skynet kembali mengirim robot yang kali ini lebih canggih yaitu, T-1000 (Robert Patrick) yang diciptakan dari logam cair. Begitu canggihnya T-1000 itu karena mampu meniru segalanya yang ada di sekelilingnya seperti lantai atau orang lain berkat logam cair itu mampu berubah sesuai kemauannya. Selain itu, tampaknya tidak satupun senjata berat dapat menghentikannya. Tidak heran jika T-1000 jauh lebih berbahaya daripada T-800. T-1000 dikirim ke tahun 1995 untuk membunuh John Connor yang kini telah berusia 10 tahun (Edward Furlong).
Untunglah pihak pemberontak mengetahui rencana Skynet dan mengirim penolong yang ternyata adalah T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang telah diprogram ulang untuk menolong John dan Sarah dari ancaman T-1000. T-1000 yang dalam sosok polisi hampir saja berhasil membunuh John jika saja tidak ditolong oleh T-800. Setelah melihat sendiri T-800 dan T-1000, akhirnya John sadar bahwa ibunya, Sarah Connor (Linda Hamilton) tidak gila seperti sangkaan orang.
Lantaran Sarah percaya ada robot pembunuh dari masa depan berusaha membunuhnya dan putranya, sehingga ia dianggap gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. John dan T-800 segera menyelamatkan sarah sebelum T-1000 berhasil mencapainya. Setelah bebas dari rumah sakit jiwa itu, Sarah berencana membunuh Dr. Miles Bennett Dyson (Joe Morton), ilmuwan dari perusahaan Cyberdine, yang mengembangkan sistem komputer cerdas berdasarkan potongan chip yang tersisa dari robot T-800 yang pertama. Sarah percaya jika ia membunuh Dr. Dyson, maka Skynet tidak akan tercipta sehingga tidak akkan pernah terjadi perang nuklir yang menghancurkan peradaban manusia.
Benarkah rencana Sarah itu cukup beralasan? Akankah John dan T-800 mengikuti kemauan Sarah untukm membunuh Dr. Dyson? Ataukah ada rencana lebih baik dari itu?
Dua tahun setelah kejadian di Final Fantasy VII, pemulihan atas kerusakan pada planet Gaia akibat Meteor yang hampir menghancurkan sang planet mulai diupayakan, saat itu penduduk Midgar yang berhasil bertahan hidup mendirikan sebuah kota baru di bagian luar kota Midgar (kota itu bernama Edge). Namun, munculnya sebuah penyakit yang disebut Geostigma (星痕症侯群 Seikon Shōkōgun?, lit. Sindrom Luka Planet), membuat penghuni planet Gaia menderita akibat penyebarannya yang sangat cepat, terutama anak-anak yang paling rentan terhadap penyakit berbahaya ini.
Setelah pertempurannya dengan Sephiroth, Cloud Strife mendirikan jasa pengantaran barang miliknya sendiri, "Jasa Pengiriman Strife" (Strife Delivery Service), dengan bantuan Tifa Lockhart. Marlene Wallace (anak adopsinya Barret Wallace), telah dipercayakan pada Cloud dan Tifa, dan bersama mereka juga tinggal seorang anak yatim piatu yang bernama "Denzel". Sekarang mereka semua tinggal di Edge, di sebuah bar yang baru didirikan oleh Barret, Cloud dan Tifa (mereka sepakat menamainya Seventh Heaven, seperti nama bar milik Tifa yang telah hancur sebelumnya). Sayangnya, Cloud dan Denzel hanyalah dua dari sekian banyak penderita Geostigma. Karena hal ini dan keyakinannya bahwa dia tidak sanggup melindungi orang-orang yang dia sayangi, Cloud mengasingkan diri, dia ingin melarikan diri dari rasa bersalahnya karena tidak sanggup melindungi orang-orang yang ia sayangi.
Sekelompok Turks yang sedang mencari "kepala Jenova" di Northern Crater diserang oleh musuh misterius. Yang berhasil lolos dari penyerangan itu hanya Reno seorang, dia berhasil menemukan "kepala Jenova" yang mereka cari sekaligus membawanya pergi ke tempat Rufus Shinra. Sedangkan dua orang sisanya, yaitu Tseng dan Elena tertangkap oleh kawanan misterius itu.
Di lain hari, Cloud diserang oleh tiga orang misterius berambut perak yang ingin mencari tahu keberadaan "Ibu" mereka. Di saat Cloud mulai terdesak akibat penyakitnya (Geostigma) kambuh, membuatnya hampir menemui ajal akibat serangan Shadow Creeper, sang pemimpin dari kelompok penyerang memberi tanda untuk menghentikan penyerangan tersebut, dan kemudian mereka pergi begitu saja karena mereka masih punya tugas lain. Berharap mendapatkan informasi mengenai penyerangnya, Cloud memenuhi panggilan dari Rufus, pimpinan dari Shin-Ra Company. Dalam pertemuan itu, Rufus mengakui bahwa dialah yang bertanggung jawab atas kerusakan di dunia dan meminta Cloud untuk menjadi bodyguard guna melindunginya dari tiga pemuda berambut perak yang dipimpin oleh Kadaj. Cloud menolak tawaran itu. Setelah Cloud pergi, Kadaj datang menerobos masuk ke dalam tempat rehabilitasi milik Rufus itu dan langsung melumpuhkan kedua bodyguard Rufus dengan mudah. Kadaj ingin menanyakan langsung pada Rufus di mana sebenarnya Ibunya berada, menunjukkan bahwa yang dimaksud "Ibu" mereka itu adalah sisa-sisa Jenova, yang berhubungan dengan penyebaran wabah Geostigma. Dia juga memberitahu bahwa dia dan juga kedua saudaranya, Yazoo dan Loz — yang kesemuanya merupakan "bagian" dari jiwa dan kehendak Sephiroth — sedang merencanakan Reunion yang akan mendatangkan bencana pada Planet itu sendiri.
Yazoo dan saudara-saudaranya mulai mengumpulkan anak-anak yang terinfeksi oleh Geostigma sekaligus mencari tahu keberadaan Ibu mereka. Loz yang kebetulan datang ke gereja milik Aerith Gainsborough (di mana Tifa dan Marlene yang masih berada di sana untuk menunggu Cloud datang ketempat itu) bertarung dengan Tifa. Tifa kalah oleh semacam tehnik Limit Break milik Loz. Kemudian Loz membawa Materia simpanan Cloud dan Marlene ke Forgotten City milik para Ancients, tempat di mana Kadaj dan saudara-saudaranya mengumpulkan anak-anak yang terinfeksi Geostigma (termasuk Denzel, dan Marlene yang tidak terinfeksi). Cloud berusaha menolong anak-anak itu tapi gagal, dia diselamatkan oleh Vincent Valentine. Vincent memberitahu Cloud apa yang para pemuda misterius itu cari dan hal itu bisa mengakibatkan kembalinya Sephiroth. Dia juga menerangkan bahwa Geostigma disebabkan pengaruh kekebalan tubuh seseorang yang bekerja untuk melawan pengaruh sel Jenova. Vincent juga telah menyelamatkan Tseng dan Elena yang ditangkap gerombolan Kadaj di Northern Crater. Setelah cukup lama berpikir dan diberi pengertian oleh Marlene (dia berhasil melarikan diri dari kelompok Kadaj). Cloud yang telah sadar dari kekeliruannya selama ini setuju untuk kembali Edge dan dengan kepercayaan dirinya bertekad menghadapi Kadaj dalam pertarungan.
Keesokan harinya, di kota Edge, ketiga penjahat berambut perak itu mulai mengacaukan kota. Yazoo memanggil "Shadow Creeper", sementara Kadaj memanggil "Bahamut SIN/SHIN". Dengan bantuan anggota Final Fantasy VII lainnya (Tifa, Barret, Red XIII, Cait Sith, Yuffie Kisaragi, Cid Highwind dan Vincent), Reno dan Rude berusaha meredakan situasi sampai Cloud datang, dan secara bersamaan menghadapi Yazoo, Loz dan makhluk-makhluk yang muncul dalam pertarungan. Melalui kerjasama tim, Cloud dan teman-temannya berhasil mengalahkan semua monster.
Saat Kadaj sedang melihat pertarungan itu di bangunan yang letaknya tidak jauh dari area pertempuran, Rufus menunjukkan pada Kadaj, bahwa selama ini Rufuslah yang membawa sisa-sisa Jenova dalam sebuah kotak, yang kemudian dilemparkannya begitu saja dari pinggiran bangunan (Kadaj dan Rufus berada di lantai atas bangunan tersebut). Kadaj langsung melompat untuk meraih kotak itu, dan walaupun ia berhasil meraih kotak tersebut, peluru yang ditembakkan oleh Rufus sempat menyerempet kotak itu sehingga merusak isinya. Sebelum Kadaj sempat melihat isi kotak tersebut, dia melihat Cloud dikejauhan sedang mengejarnya dengan motor Fenrir-nya. Kadaj beserta kedua saudaranya segera menaiki motor milik mereka dan kejar-mengejar terjadi di jalan raya bertingkat yang sedang direnovasi, dalam pengejaran ini, Yazoo dan Loz berhasil dikalahkan Cloud, mereka tetap bersikeras mengejar walaupun senjata mereka telah dihancurkan, ini mengakibatkan mereka terkena ledakan bom yang dipasang oleh Reno dan Rude.
Pengejaran antara Cloud dan Kadaj berlanjut sampai membawa mereka ke reruntuhan Midgar, melalui gereja tua milik Aerith, di sana Kadaj sempat melihat isi kotak itu, dia menangis dan menjerit saat melihat isi kotak yang berisi sisa-sisa Jenova itu telah rusak akibat tembakan Rufus. Lalu karena serangan Materia-nya Kadaj mengenai lantai gereja, muncullah air yang mengalir deras yang merupakan perwujudan Lifestream yang menyembuhkan Cloud dari penyakit Geostigma yang bersarang di lengan kirinya. Karena air ini berfungsi untuk melenyapkan sel Jenova dan segala macam unsur-unsur jahat, Kadaj yang terkena percikan air ini segera lari menjauh menuju pusat kota Midgar. Kini, dengan sembuhnya Cloud dari Geostigma, dia sanggup menandingi Kadaj dalam pertarungan satu lawan satu, dan pada akhirnya dia berhasil mengalahkan Kadaj dengan salah satu tehnik Limit Break miliknya, Finishing Touch. Saat pertarungan sudah hampir berakhir, Kadaj membuat Cloud memotong kotak yang berisi sisa Jenova, yang kemudian sisa-sisa Jenova itu diserap oleh tubuh Kadaj. Sebelum Cloud sempat mencegahnya, Kadaj telah berubah menjadi musuh bebuyutannya, Sephiroth.
Setelah melalui pertarungan yang sengit, Cloud kalah dan Sephiroth menanyakan apa yang paling berharga bagi dirinya, agar dia mendapat kesenangan dengan melenyapkannya dari dunia ini. Kata-kata itu membuat Cloud marah dan mengatakan bahwa semua yang ada di dunia ini berharga baginya. Cloud memisahkan pedang kombinasi miliknya, First Tsurugi (First Sword) menjadi enam pedang terpisah, dengan keenam pedang itu, Cloud melancarkan Limit Break baru, yang dinamai Choukyuu Bushin Hakazan Version 5 (untuk versi Inggrisnya bisa disebut Omnislash Version Five), variasi dari Limit Break terkuat Cloud di Final Fantasy VII, yang langsung mengalahkan Sephiroth.
Sephiroth menghilang, meninggalkan Kadaj yang tubuhnya melemah. Saat itu roh Aerith mulai menyebarkan hujan penyembuh (Great Gospel) yang menyembuhkan seluruh penderita Geostigma, termasuk Rufus. Kemudian Aerith meminta Kadaj untuk beristirahat, dan karena percaya bahwa suara Aerith yang didengarnya merupakan suara "Ibu"nya, dia merelakan dirinya terbawa oleh Lifestream. Sebelum mereka bisa merayakan kemenangan ini, Cloud tertembak dari belakang oleh Yazoo yang sedang bersama Loz, yang tengah terkikis oleh hujan penyembuh itu. Yazoo dan Loz mempersiapkan satu tembakan energi Materia terakhir untuk Cloud, mengakibatkan ledakan besar yang melenyapkan tubuh mereka sekaligus melukai Cloud.
Cloud terbangun di gereja tua milik Aerith, dikelilingi oleh teman-temannya beserta penduduk Edge. Semuanya bersuka cita atas kemenangan ini. Cloud lalu melihat Aerith sedang berbicara dengan anak-anak kecil. Kemudian Aerith berjalan menuju pintu keluar, membalikkan badan dan mengatakan bahwa Cloud baik-baik saja, kemudian dia dan Zack melangkah menuju sinar putih terang. Cloud tersenyum, sembari mengatakan dia sudah tidak sendirian lagi.