Minggu, 30 Juni 2013

The Devil Wears Prada



Lulus kuliah dengan nilai tinggi dan diterima bekerja di sebuah majalah terkenal adalah impian Andrea "Andy" Sachs (Anne Hathaway). Nasib baik dan keberuntungan membawa Andy diterima bekerja di 'Runway', sebuah majalah mode terkenal, sebagai asisten junior seorang editor yang bengis dan kejam, Miranda Priestly (Meryl Streep), membantu asisten senior Miranda, Emily (Emily Blunt).

Bekerja di 'Runway' adalah impian jutaan gadis, betapa tidak semua karyawannya selalu tampil bak model, tubuh tinggi, kurus, dan selalu tampil chic dalam balutan busana merk Prada, Armani, Versace, Dolce&Gabanna dan sederet merk busana papan atas.

Sayang kenyataan berbicara lain, apa yang selama ini ada dalam pikiran Andy sangat jauh dari kenyataan. Andy harus berhadapan dengan Miranda, editor yang super bengis, yang selalu memberinya pekerjaan di luar batas kemampuannya, dan bahkan terbilang pekerjaan di luar kapasitasnya. Cacian, hinaan dan pandangan sinis menjadi makanan Andy setiap hari.

Selain harus berkutat mengerjakan pekerjaan sehari-hari, Andy juga harus melakukan permintaan nyleneh Miranda, seperti membeli kopi di Starbucks tall latte dalam kondisi panas, atau selalu menuntut makan siang yang fresh yang disajikan tidak dalam keadaan dingin.

Melakukan tugas yang mustahil juga harus dilakoni Andy, seperti menemukan naskah buku Harry Potter yang belum diterbitkan dan mengirimkannya untuk anak kembar Miranda hanya dalam waktu empat jam. Tugas yang membuat Andy harus menghubungi berpuluh-puluh editor dan penerbit untuk mencari copyan buku terbaru karya JK.Rowling.

Belum cukup dibuat pusing dengan misi mustahilnya, Miranda meminta Andy mencari lemari laci di toko antik di rimba New York, dan mencari artikel koran yang tak disebutkan namanya. Atau saat Miranda terjebak dalam badai di Florida dan meminta Andy untuk memesankan pesawat pulang sesegera mungkin, agar Miranda tak terlambat menghadiri debut pertunjukan piano si kembar.

Tugas berat pun harus diemban Andy saat menggantikan Emily yang tengah sakit flu berat dan membuat Andy harus menemani Miranda ke sebuah fashion show di Paris. Semuanya harus dihadapi Andy dengan tegar, demi bisa bertahan di "Runway".



The Descendants



Kecelakaan itu memang mengubah segalanya. Dalam sekejap mata hidup Matt King (George Clooney) seperti dijungkirbalikkan. Semua yang awalnya terlihat baik-baik saja ternyata menyimpan banyak masalah yang siap meledak. Tentu saja Matt tak boleh menyerah. Ia harus melakukan sesuatu atau hidupnya bakal benar-benar hancur berantakan. Langkah pertama adalah menerima kenyataan bahwa istrinya telah berselingkuh.

Matt adalah pewaris tanah luas yang sejak turun-temurun telah menjadi milik keluarganya. Sekarang, bisa jadi tanah warisan itu bakal jadi milik orang lain. Matt dalam keadaan terdesak. Kalau ia tak menemukan cara, maka ia terpaksa harus menjual tanah leluhurnya itu. Di saat yang sama, Elizabeth (Patricia Hastie), istrinya baru saja mengalami kecelakaan.

Kecelakaan di laut itu membuat Elizabeth tak sadarkan diri. Saat Matt masih belum menemukan cara untuk menyelamatkan tanah warisan keluarganya, pria kaya ini masih harus mengambil alih tugas Elizabeth menjadi ayah sekaligus ibu bagi dua anak mereka. Keadaan jadi makin kacau terutama karena Alexandra (Shailene Woodley), putri tertua Matt, ternyata sulit diajak kompromi. Parahnya lagi, Matt akhirnya tahu kalau Elizabeth selama ini ternyata menjalin hubungan asmara dengan seorang pria bernama Brian (Matthew Lillard).



The Adventures of Tintin



Sebagai seorang wartawan, naluri Tintin (Jamie Bell kadang menuntunnya pada masalah besar dengan risiko tinggi. Di saat yang sama, naluri itu juga yang membawa Tintin bertemu banyak karakter menarik termasuk Captain Haddock (Andy Serkis). Kali ini, petualangan Tintin bakal sepenuhnya melibatkan kapten kapal yang hobi mabuk dan memaki-maki ini. Dan yang lebih menarik lagi, ada harta karun yang tak ternilai harganya menunggu untuk ditemukan.

Petualangan bermula dari sebuah replika kapal Unicorn yang dijual di pasar loak. Tintin tertarik pada kapal ini karena detilnya yang sangat mengagumkan. Celakanya, ada beberapa orang yang ternyata juga berminat pada kapal ini. Bukan sekedar berminat, mereka siap melakukan apa saja untuk memiliki kapal kecil ini. Jelas saja ini membuat naluri penyelidik Tintin tergugah. Pasti ada sesuatu yang istimewa dari kapal replika ini.

Tintin ternyata bukanlah satu-satunya orang yang memiliki replika kapal Unicorn. Captain Haddock juga punya kapal replika yang benar-benar sama. Malahan, menurut Capatain Haddock, kapal Unicorn adalah kapal yang berlayar di bawah komando nenek moyang Captain Haddock. Kapal ini jadi target bajak laut bernama Red Rackham (Daniel Craig) namun harta yang tersimpan di dalamnya tak pernah ditemukan.



Terminator 4 Salvation



Sudah tahun 2018 dan perang antara umat manusia dan Skynet telah di mulai. John Connor telah menjadi pemimpin bagi Resistance dan dia harus bertanggung pada semua umat manusia yang selamat. Setelah melangsungkan perang nuklir, Skynet yang menganggap manusia sebagai ancaman menciptakan Terminator untuk terus menyerang sisa manusia yang selamat. John dengan teman-temannya harus membunuh semua robot buatan Skynet agar tetap selamat. Sedangkan, cyborg baru bernama Marcus Wright, manusia mantan narapidana hukuman mati dengan endoskeleton robot rancangan Cyberdine, membantu John dalam pertarungan antara pasukan Resistance dengan Skynet. Film ini juga akan ceritakan tentang asal mula robot Terminator T-800 yang di film sebelumnya dibintangi Arnold Schwarzenegger.



Tekken: Blood Vengeance



Tekken: Blood Vageance menceritakan tentang Xiouyu Ling yang dipaksa Anna Williams, masih di G-corporation di bawah perintah Kazuya Mishima, untuk memata-matai Shin Kamiya . Shin Kamiya diceritakan adalah teman lama Jin Kazama yang pernah bersekolah juga di Polytech Mishima. Namun misi Xiaoyu tak berjalan dengan lancar, karena Mishima Zaibatsu di bawah pimpinan Jin Kazama telah mengirimkan mata-matanya juga, robot perempuan bersama Alisa. Singkat cerita, Xiao harus melawan Alisa, yang merupakan teman pertamanya di sekolah barunya. Namun pada akhirnya mereka saling membantu dan menguak misteri bahwa sebenarnya Shin dicari G-corporation dan Mishima Zaibatsu karena ia abadi, akibat percobaan Mutare yang dilakukan oleh Haihachi Mishima. Terkejut akan Heihachi yang ternyata masih hidup, Xiao dan Alisa mencari keberadaan Shin secepatnya, kemudian menemukannya di Kastil Kyoto.

Karena Xiao dan Alisa berhasil menemukan tempat Shin, baik Mishima Zaibatsu dan G-corporation pun segera bergerak. Reuni keluarga terjadi, dan di luar keterkejutan, saat Kazuya bertemu dengan Jin, Heihachi ikut menampakan diri. Ternyata ia belum mati saat dikalahkan oleh Jin sebelumnya (Teken 5). Ternyata, selama ini Shin telah menceranakan segalanya. Ia membiarkan dirinya sebagai umpan demi meraih Heihachi dalam jangkauannya. Pertarungan seru pun dimulai. Sebuah pertarungan tiga generasi yang membuat Shin mati dan Alisa nyaris mati juga.

Awalnya Jin terlihat mengalahkan Heihachi. Lalu ia melawan sang ayah, Kazuya hingga bentuk devil atau iblis yang ada di dalam tubuhnya keluar. Jin sempat terdesak, namun ia akhirnya mampu menontrol kekuatannya dan mengalahkan Kazuya. Setelah mengira ia menang, Jin kembali terkejut karena ternyata Heihachi belum mati. Heihachi ternyata ada di bawah kastil Tokyo dan menggunakan kekuatan Roh Mokujin.

Pertarungan sengit terjadi, nyawa Xiao sempat terancam. Namun dengan bantuan Alisa, Jin akhirnya berhasil mengalahkan Heihachi. Jin lalu mengatur ulang sistem robot Alisa dari kerusakan sebelumnya, lalu pergi, setelah berkata pada Xiao bahwa ia yakin bahwa suatu hari Xiao akan datang untuk menantangnya. Dan ia akan menunggu hari itu tiba.

Di akhir film, diceritakan Xiao yang tengah berbicara dengan Alisa, lalu mereka berdua memutuskan untuk mengikuti turnamen Tekken, dan berusaha mengalahkan Jin dengan mencari kelemahan Gen Iblis dari data yang Alisa punya dari Mishima Zaibatsu.



Take Shelter



TAKE SHELTER menceritakan seorang ayah bernama Curtis LaForche ( Michael Shannon) yang memiliki istri Samantha (Jessica Chastain) beserta buah hatinya seorang anak yang tuna rungu ,Hannah ( Tova Stewart ) yang sedang menjalani rawat jalan. Suatu ketika, Curtis mendapatkan 'mimpi' yang sangat mencekam di mana ia melihat dan mengalami banyak kejadian yang anehnya berasa sangat nyata baginya. Mimpi - mimpi tersebut berlanjut menjadi halusinasi yang pada akhirnya menggangu kehidupan keluarga dan pekerjaannya. Apakah maksud dari mimpi - mimpi Curtis itu? ada semacam peringatan kah yang tersirat dari mimpi itu ?



The Lake House



Kate Forster (Bullock), seorang dokter berdedikasi yang bekerja dengan waktu gila-gilaan terpukul ketika dirinya menyaksikan seorang pria tewas dalam sebuah kecelakaan meski ia telah mengerahkan semua kemampuannya untuk menolong pria nahas tersebut. Ia tak bisa membayangkan penantian keluarga pria tersebut di rumah dengan penuh harapan, yang tak pernah menyangka kejadian tragis akan menghampiri mereka. Melihat Kate tak bisa keluar dari bayangannya itu, Dr. Klyczynski (Shoreh Aghdashloo) menyarankan Kate untuk pergi menenangkan pikiran dan hatinya di suatu tempat, dan ia pun menyewa sebuah rumah kaca yang sangat indah di tepi danau yang berkilau. 

Ketika Kate pindah ke apartemen, tanpa diduga rumah danau yang dulu begitu disukainya menjadi saksi pengalaman hidup dan cinta Kate yang diluar imajinasi siapapun: ia terhubung dengan seorang pria asing yang hidup dua tahun lalu dari waktu masa kini di mana Kate berada. Pria itu adalah Alex Wyler (Reeves), seorang arsitek handal yang memiliki hubungan kurang akur dengan ayahnya, yang juga seorang arsitek terkenal, Simon Wyler (Christopher Plummer). Meski memiliki masa lalu yang menyakitkan dengan ayahnya, Alex sebenarnya sangat menyayangi Simon dengan segenap hatinya. Simon sendiri adalah orang yang berada dibalik kesuksesan Alex sebagai arsitek. 

Keraguan dan keengganan Alex terhadap ayahnya membuat hidupnya sedikit banyak "muram". Namun, keadaan itu akhirnya berubah setelah ia berkorespondensi dengan Kate lewat surat-menyurat (so classic, isn't it?). Dari surat-surat itulah mereka mengetahui bahwa Alex adalah putra Simon - pembuat rumah danau yang pernah ditinggali Kate dan bahwa mereka terpisah rentang waktu dua tahun. Kegiatan berbalas surat itu menjadi semakin indah dan sedikit lebih nyata ketika Alex berusaha hadir dan "menyusup" ke dalam kehidupan Kate dua tahun yang lalu. Di sini, jalan cerita kemudian mundur menuju saat di mana Kate memutuskan untuk menyewa rumah danau. 

Sambil terus berkorespondensi di masa depan, masa lalu Kate sedikit demi sedikit berubah ketika ia sadar bahwa ia bertemu Alex, pria yang dua tahun dari masa lalunya itu akan terus menyuratinya. Ternyata, pertemuan mereka berdua menjadikan hubungan itu terus tumbuh menjadi romansa yang menyulitkan, sebab mereka berdua tampak tidak nyata. Mereka tidak bisa mengobrol secara langsung sambil memandangi wajah satu sama lain, tak bisa berjalan bersama, bahkan tak tahu akan menuju ke mana hubungan mereka itu. Itu semua membuat Kate tertekan, ia sangat mencintai Alex, ia punya perasaan mendalam untuknya, tetapi untuk apa semua itu bila mereka takkan pernah bisa bersatu? Akhirnya, Kate memutuskan untuk mengakhiri hubungan itu dan mencoba menatap ke depan. Ia berusaha untuk menata kembali kisah cinta hambarnya dengan Morgan (Dylan Walsh), pria yang tak pernah disukainya.



The Art of Getting By



George (Freedie Highmore), seorang pelajar SMA, terobsesi pada pernyataan bahwa “we live and die alone, and everything else is just illusion” (kita hidup dan mati sendiri, segala sesuatunya adalah ilusi). Dengan demikian, ia tidak melihat perlunya menjalani hidup, termasuk sekolah dan pergaulannya. Ia memilih untuk melakukan segala sesuatunya sendiri dan sesuka hatinya.

Pada suatu hari ia bertemu dan berkenalan dengan Sally (Emma Roberts), gadis cantik dan populer di sekolah. Berteman dengannya membuat George sedikit demi sedikit merasakan indahnya hidup. Di sisi lain, pihak sekolah mengenalkannya pada Dustin (Michael Angarano), alumnus yang sukses menjadi artis, untuk membantu George serius dalam menyelesaikan sekolahnya. Sayang segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik.