John Conner kini telah dewasa, ia telah mengalami masa muda di mana hidup di jaman tanpa teknologi telepon, kartu kredit, dan tanpa pekerjaan.
Setelah dua kali gagal, SkyNet mengirim mesin ciptaannya yang paling mutakhir yaitu T-X atau Terminatrix untuk membunuh John dan calon istrinya di masa depan. Terminator pun ditugaskan untuk melindungi John dan calon istrinya tersebut.
Kini Terminator semakin menyerupai manusia. John tidak tahu bagaimana dan untuk para terminator tersebut ditugaskan karena ia kira ia telah berhasil menghancurkan SkyNet. John pun belajar banyak hal yang dapat merubah hidupnya, selamanya.
Di masa depan, tepatnya pada tahun 2029, sebuah komputer yang memiliki kesadaran bernama Skynet makin kewalahan menghadapi kelompok pemberontak pimpinan John Connor yang melawan kesemena-menaan kelompok mesin, sehingga mengirim robot T-800 ke tahun 1984 untuk membunuh Sarah, ibu John sebelum John lahir. Namun T-800 gagal melakukan tugasnya.
Kisah tersebut tentunya sudah familiar bagi penggemar saga "The Terminator" yang merupakan karya gemilang sutradara James Cameron pada tahun 1984. Tidak heran jika banyak film-film peniru "Terminator" bermunculan namun tidak satupun bisa menyamainya. Akhirnya kerinduan para penggemar film tersebut dijawab oleh Cameron sendiri yang lalu mengarahkan sekuelnya "Terminator 2: The Judgement Day" pada tahun 1992.
Kini dalam sekuel ini, Skynet kembali mengirim robot yang kali ini lebih canggih yaitu, T-1000 (Robert Patrick) yang diciptakan dari logam cair. Begitu canggihnya T-1000 itu karena mampu meniru segalanya yang ada di sekelilingnya seperti lantai atau orang lain berkat logam cair itu mampu berubah sesuai kemauannya. Selain itu, tampaknya tidak satupun senjata berat dapat menghentikannya. Tidak heran jika T-1000 jauh lebih berbahaya daripada T-800. T-1000 dikirim ke tahun 1995 untuk membunuh John Connor yang kini telah berusia 10 tahun (Edward Furlong).
Untunglah pihak pemberontak mengetahui rencana Skynet dan mengirim penolong yang ternyata adalah T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang telah diprogram ulang untuk menolong John dan Sarah dari ancaman T-1000. T-1000 yang dalam sosok polisi hampir saja berhasil membunuh John jika saja tidak ditolong oleh T-800. Setelah melihat sendiri T-800 dan T-1000, akhirnya John sadar bahwa ibunya, Sarah Connor (Linda Hamilton) tidak gila seperti sangkaan orang.
Lantaran Sarah percaya ada robot pembunuh dari masa depan berusaha membunuhnya dan putranya, sehingga ia dianggap gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. John dan T-800 segera menyelamatkan sarah sebelum T-1000 berhasil mencapainya. Setelah bebas dari rumah sakit jiwa itu, Sarah berencana membunuh Dr. Miles Bennett Dyson (Joe Morton), ilmuwan dari perusahaan Cyberdine, yang mengembangkan sistem komputer cerdas berdasarkan potongan chip yang tersisa dari robot T-800 yang pertama. Sarah percaya jika ia membunuh Dr. Dyson, maka Skynet tidak akan tercipta sehingga tidak akkan pernah terjadi perang nuklir yang menghancurkan peradaban manusia.
Benarkah rencana Sarah itu cukup beralasan? Akankah John dan T-800 mengikuti kemauan Sarah untukm membunuh Dr. Dyson? Ataukah ada rencana lebih baik dari itu?
Masih Pentingkah Kita Berbeda? Inilah tagline film terbaru Hanung Bramantyo berjudul ‘?’ (Tanda Tanya). Saat keberagaman dan toleransi yang harusnya terkait harmonis terusik oleh sebuah perbedaan prinsip dasar seorang manusia.
Bercerita mengenai konflik keluarga yang memiliki latar belakang berbeda di dalam satu kampung yang yang dikelilingi mesjid, gereja dan klenteng sebaga ornament indah dalam bermasyarakat. Saat hubungan keluarga dan pertemanan berpadu dalam sebuah perbedaan pandangan, suku, agama dan status sosial.
Keluarga Tan Kat Sun (Hengky Sulaiman) memiliki sebuah restoran masakan Cina yang tidak halal. Namun sang pemilik restoran terkenal sangat toleran dengan para pekerjanya yang kebanyakan dari kalangan muslim. Bahkan ia memisahkan seluruh alat masaknya untuk masakan yang halal dan tidak halal.
Di tempat lain Soleh (Reza Rahadian) memiliki seorang istri yang cantik dan taat bernama Menuk (Revalina S Temat) yang bekerja di restoran milik Tan Kat Sun. Soleh adalah seorang suami dan bapak tanpa pekerjaan yang sedang berusaha keras agar menjadi kepala keluarga yang bertangung jawab.
Sedangkan Rika (Endhita) seorang janda beranak satu yang harus dikucilkan keluarganya karena berpindah agama menjalin hubungan dengan Surya (Agus Kuncoro) seorang pemuda tanpa pekerjaan tetap. Ketiga latar belakang ini dikemas cerdas oleh sang sutradara menjadi sebuah film yang sarat makna dan pesan yang baik untuk dijadikan pelajaran bagi siapapun yang menontonnya.
Film ‘?’ (Tanda Tanya) memang menyentuh isu yang sangat sensitif. Saat tema perbedaan keyakinan dan pandangan diangkat ke layar lebar. Namun kisah film ini memang diangkat berdasarkan sebuah kejadian nyata yang terjadi di Mojokerto Jawa Timur. Jika akhirnya sebuah kesadaran menemukan kesamaan pandangan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik, maka konflik yang harusnya terjadi akan hilang dengan sendirinya.
Sebuah potret drama kehidupan di negara ini yang seharusnya bisa terselesaikan dengan indah jika sikap saling menghargai satu sama lain ada dalam diri kita. Sebuah sikap saling mengerti sangat dibutuhkan dalam memandang keragaman yang ada di Indonesia.
Cerita berawal dari seorang tahanan yang bernama Jean Valjean yang diperankan oleh Hugh Jackman yang dibebaskan setelah 19 tahun mendekam di dalam penjara karena mencuri sepotong roti. Pembebasan bersyarat ini merupakan awal Jean untuk memulai kehidupan yang baru.
Namun Jean harus menghindar dari Inspektur kejam bernama Javert yang diperankan oleh Russel Crowe yang dahulu menyeretnya ke pengadilan. Setelah 8 tahun berlalu, Valjean memiliki kehidupan baru dengan identitas yang baru. Dia hidup sendiri sebagai orang kaya pemilik sebuah pabrik.
Di pabrik itu dia mempunyai karyawan wanita bernama Fantine, seorang single parent yang selalu mengirimkan semua uang hasil jerih payahnya kepada orang yang merawat Cosette, bidadari kecilnya. Namun masalah timbul setelah para pekerja lainnya mengetahui bahwa Fantine memiliki anak di luar nikah, mereka pun menuntut agar Fantine diusir dari pabrik.
Akhirnya, setelah diusir dari pabrik tersebut, hidup Fantine semakin merana. Dia terjerumus dalam dunia prostitusi untuk membiayai putrinya. Di jalanan, dia ditangkap oleh petugas, namun Valjean menolong dan membawa wanita malang tersebut ke rumah sakit. Namun malang, nyawa Fantine tidak tertolong.
Pasca perang Hong Kong, legendaris Wing Chun grandmaster Ip Man beraksi sekali lagi, dimulai saat sebuah tantangan sederhana dari pesaing kung fu membawanya ke dunia triad yang berbahaya.
Saat ini, demi membela hidup, kehormatannya dan menolong muridnya, ia tak punya pilihan selain bertarung sekali lagi.
Kisah kali ini mengikuti kehidupan IP Man di masa mudanya. Setelah kematian gurunya, Chan Wah Shun di Foshan, Ip Man pergi ke Hong Kong untuk belajar. Di sana ia belajar teori Wing Chun dari Leung Pik yang membantunya kemajuan besar.
Ketika ia kembali ke Foshan, Ip Man jatuh cinta dengan putri wakil walikota tetapi ditentang oleh ayahnya. Sementara itu, gaya Wing Chun ala Ip Man juga dikatakan telah menyimpang dari bentuk asalnya.
Bagaimana ia menghadapi semua tantangan ini dan menjadi salah satu guru kung fu paling dihormati sepanjang masa?
"I
Am a King" adalah film berdasarkan dongeng "King and The Beggar"
tentang seorang raja dan pengemis yang terlihat sangat mirip, lalu
bertukar tempat. "I Am a King" dirilis pada tanggal 8 dan merupakan
versi Chosun dari "King and The Beggar".
Film ini didasarkan saat
Sebelum Putra Mahkota Chungnyeong menjadi Raja Sejong yang Agung.Ia suka
membaca buku sampai pantatnya sakit dan karakternya
pemalu dan lemah yang tidak suka pergi keluar. Film ini berbicara
tentang tiga bulan yang tidak tercatat dalam sejarah saat Chungnyeong
setelah diangkat sebagai pangeran sampai ia naik takhta.Film ini
berdasarkan latar belakang sejarah tetapi karakter Chungnyeong dan
pengemis Deok-chil didasarkan pada imajinasi dan penekanan lucu. Titik
utama dari film ini adalah bahwa seorang raja dan pengemis bertukar
peran setiap malam .
Raja Tae-jong (Park Yeong-gyoo) memilih
Chungnyeong (Joo Ji-hoon) sebagai pangeran bukannya Yangnyeong (Baek
Do-bin), putra sulungnya yang peminum anggur, wanita dan suka berjudi.
Chungnyeong (Joo Ji-hoon lalu diancam oleh Yangnyeong bahwa ia harus
meninggalkan istana sampai hari tahta, Chungnyeong tidak bisa menerima
tekanan ini dan satu malam ia pergi dari istana.
Dia kemudian
bertemu seorang budak pengemis yang mirip seperti dia. Deok-chil adalah
seorang budak pengemis dan pemabuk .Suatu hari mengunjungi istana untuk
menyelamatkan seorang wanita idamannya (Lee Honey) yang diseretkarena
keturunan dari mata-mata dan Deok - chil jatuh pingsan di bawah dinding
... ia kemudian ditemukan oleh prajurit Hwang-gu (Kim Soo-ro) yang
mengira ia adalah Chungnyeong .
Sedangkan Putra Mahkota Chungnyeong yang asli mengalami kehidupan seperti masyarakat biasa dan menjadi masyarakat pada umumnya.
Film
New Perfect Two berkisah tentang seorang pembalap bernama Abee (Vic
Chou) yang kehilangan karirnya saat dia mengalami kecelakaan dalam suatu
kejuaraan, kejadian itu bukanlah kejadian yang tidak disengaja, namun
kejadian itu memang di setting oleh Paman yang sudah merawat Abee sejak
kecil. Si Paman adalah tukang main judi yang hampir tidak bisa membayar
utangnya jika tidak dibantu oleh Abee.
Jadi, Si paman meminta Abee untuk jatuh dalam pertandingan itu, supaya
ia bisa memenangkan taruhan untuk membayar utangnya. Abee semakin amat
sangat frustasi sekali saat dia juga ditinggalkan oleh pacarnya Jiawei
(Mini Yang) yang sebenarnya sangat dia Cintai. Pacarnya meninggalakannya
karena Abee yang terlalu egois memikirkan kehidupan balapnya dan tidak
pernah ada untuk sang pacar. Namun ada satu hal yang tidak diketahui
Abee, pacarnya telah hamil saat dia pergi meninggalkannya.
6
Tahun pun telah berlalu sejak Abee ditinggalkan oleh kekasihnya.
Kehidupan Abee semakin parah dan koplo tidak karuan, hancur berantakan.
Dia merasa benar-benar merasa kehilangan dan sakit hati karena ditinggal
pergi oleh Jiawei, hari-harinya pun dihabiskan dengan mabuk-mabukan dan
menempel poster wajah Jiawei yang dia gambar sendiri di setiap jalan,
di rumah-rumah, bahkan di muka orang yang sedang lewat sambil
meneriakkan nama Jiawei. Kehidupannya sangat tidak normal, bahkan dia
tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Beruntung dia mempunyai seorang
tetangga Ma Niu (Ella) yang sangat baik hati. Dia selalu memberikan
makan dan mencuci pakaian-pakaian Abee. Abee menganggapnya sebagai
seorang sahabat, walaupun sebenarnya Ma Niu sangat menyukai Abee.
Sampai pada suatu hari akhirnya Jiawei menemui Abee dan menceritakan
apa yang sebenarnya terjadi ketika dia meninggalkannya 6 tahun yang
lalu. Dia mengandung seorang anak, dan anak itu Bin bin (Xiao Xiao Bin)
kini telah menunggunya di stasiun. Abee diminta untuk menjaga anak itu
sebab Jiawei akan pergi bekerja selama 1 bulan (dia seorang pramugari).
Jiawei mengatakan bahwa dia belum memberi tahu Bin bin bahwa Abee adalah
ayah kandungnya.
30 hari mereka lewati bersama antara sang
Ayah (Abee) dan anaknya (Bin bin), hari-hari yang sangat konyol namun
juga indah dan sangat mengharukan. Kejadian paling goblok adalah bahwa
setiap Binbin marah dengan Abee dia selalu menggunakan sikat gigi Abee
untuk membersihkan closet wc, dan Abee pun selalu menggunakan sikat gigi
itu untuk menggosok gigi. Hari terus berganti dan sampai pada akhirnya
Jiawei harus mengambil kembali Binbin karena akan diajak ke Amerika
bersama suami barunya (Philips). Namun Binbin tidak mau menuruti ibunya
saat dia tahu bahwa Abee adalah ayah kandungnya, akhirnya Abee harus
memaksa Bin bin untuk bisa meninggalkannya. Namun sejak saat itu Bin bin
tidak pernah sekalipun membenci Abee, dia justru sangat merindukan
hari-hari bersama Abee, bahkan dia selalu meminta kepada ibunya untuk
bisa bertemu dengan Abee lagi, dan pada akhirnya ibunya pun mengabulkan
permintaan dia. Maka setiap liburan musim panas Binbin dapat bertemu
dengan Ayahnya (Abee).